Follow Us!

Kofaduru

Kofaduru

Dalam bahasa Beteuw, Ko artinya kami, dan Faduru artinya peduli. Sesuai dengan maknanya, kami sebagai masyarakat Kofiau ingin menyampaikan kepedulian kami, khususnya terhadap kelestarian alam, sosial, seni, budaya, tradisi di Kofiau, Raja Ampat.

Pengurus Redaksi: Pimpinan Redaksi: Otis Mambrasar – Wakil Pimpinan Redaksi: Nikodemus Mambraku – Sekretaris Redaksi: Naftali Manggara – Reporter: Yos Ambrauw, Yance Umpain, Kefas Waropen, Russel Mayor, Edwin Fakdawer, Imanuel Ambrauw, Gregarius Mandurung, Herik Baraf Ambafen – Editor: Otniel Effruan & Nikson Watem

Email: redaksi.kofaduru@gmail.com

LAGU PLH (PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP) DEMI MASA DEPAN KITA

PLH ROKENEM KOWERO RASNAIYAMA

Lagu yang dibuat di suatu Distrik di Kabupaten Raja Ampat tepatnya Distrik Kofiau pada bulan november 2013 dan baru bisa dipublikasikan bulan desember 2013 ini sengaja dibuat untuk memotivasi Anak-anak dalam belajar dan mengenal lingkungan disekitar mereka yang kalau diketahui dan dijaga maka akan berguna bagi kehidupan saat ini dan masa depan mereka. Lagu ini dibuat karena anak-anak usia dini akan lebih cepat menghafal dan dengan pendekatan seni musik mudah-mudahan dapat menjawab tantangan lain dalam memahami pentingnya konservasi. selain itu lagu ini dibuat untuk mendukung kegiatan pendidika lingkungan hidup non formal yang saat ini di ajarkan oleh fasilitator kampung dan pengasuh sekolah minggu melalui kerjasama dengan pihak gereja sehingga bisa diajarkan setiap minggu. Kiranya karya yang sangat sederhana ini dapat menginspirasi teman-teman pencinta konservasi untuk memunculkan ide-ide baru yang sangat gemilang lagi demi lestarinya bumi ini dari kepunahan………dan masa depan generasi berikutnya

Salam Konservasi

Penulis: Otniel Effruan

Foto: Otniel Effruan

Mengenal Tokoh Kofiau: Kostan Mambrasar

Kostan Mambrasar adalah salah satu tokoh masyarakat penggiat konservasi di Kofiau. Ia lahir di Kampung Deer 68 tahun dan memiliki seorang istri yang bernama Sarah Mayor. Pasangan ini memiliki 8 anak.

Kostan Mambrasar merupakan orang yang humoris dan sangat bersahabat bagi siapa pun yang datang ke Kofiau. Mengobrol dengannya sangat menyenangkan karena selain memiliki banyak pengetahuan tentang Kofiau.

Beliau juga suka bercanda sehingga tidak membosankan bila diajak berdiskusi. Kalau ke Kofiau, jangan lupa mencari dan mengajak diskusi bapak satu ini karena ia tahu banyak tentang Kofiau dan adat istiadat yang ada di kampung Deer, salah satu kampung di Pulau Kofiau.

(Penulis: Kofaduru)
(Foto: Rahmat Takbir)

Penggiat Konservasi Kofiau

image

Yosephus Ambrau, putra Biak, Raja Ampat yang dikenal sebagai penggiat konservasi di Kofiau ini lahir pada tanggal 24 Desember 1960. Penganut agama Kristen Protestan ini pernah mengecap pendidikan di SD YPK Baithel Deer 1968. Yosephus Ambrau sering disapa Sinan Yos memiliki bakat alamiah sebagai pencinta seni. Ia mahir bermain alat musik suling tambur. Sinan Yos ini dikenal memiliki sifat tegas sekaligus ramah. “Bila saya marah kepada seseorang, saya tidak suka menyimpan marah itu berlarut-larut-larut,’ kata lelaki yang murah senyum dan humoris ini.

 

Read More

Mengembangkan Pariwisata di Kofiau

Banyak orang datang ke Raja Ampat untuk menyaksikan keindahan bawah lautnya. Berbagai jenis biota laut yang sangat unik menarik para turis, baik dari dalam Indonesia maupun mancanegara. mereka datang jauh-jauh untuk menyelam ataupun snorkel demi menyaksikan keindahan surga bawah laut itu. Namun, tak banyak yang tahu, bahwa laut yang mereka selami dan nikmati keindahannya itu ada di wilayah Kofiau.

image

 

Read More

Manfaat Ekonomis Lola bagi Masyarakat Kofiau

Menurut Efrion Watem, sebagai nelayan lokal di pulau Kofiau, lola adalah salah satu jenis hasil laut yang terdapat di pulau Kofiau dan memiliki nilai jual yang cukup untuk menghidupkan ekonomi masyarakat. Lola juga tidak memerlukan proses pengolahan yang  panjang sehingga nelayan lebih senang untuk mencari lola karena bisa dijual di mana saja dan kapan saja.

 

Read More

Membuat Kopra Kofiau

Pulau Kofiau nan jauh di mata. Pulau ini terletak di bagian barat kepulauan Raja Ampat, Distrik Kofiau Kabupaten Raja Ampat. Pulau ini ditempuh dengan sarana transportasi laut, yaitu speed boat, perahu motor, dan kapal laut. Jarak yang di tempuh oleh Speed boat dan perahu  motor kurang lebih 3 sampai 5 jam, sedangkan kapal laut memakan waktu kurang lebih 10 jam.

 

Read More

About the Author